970x250

Haru dan Khidmat: Ratusan Warga Hadiri Peringatan 40 Hari Wafatnya Ibunda Pebriyan Winaldi di Kampar

Mempererat tali silaturahmi, menjaga kepedulian sosial, serta dukungan moril yang kuat dari masyarakat untuk keluarga yang berduka.

banner 120x600
banner 468x60

KAMPAR, RIAU – KORAN-PRABOWO.COM

 

Suasana penuh haru dan kekhidmatan mewarnai acara tabligh akbar serta doa bersama untuk memperingati 40 hari berpulangnya ibunda tercinta dari Pebriyan Winaldi.

 

Acara ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan pada Rabu sore, 14 Mei 2026, di Desa Koto Perambahan, Kabupaten Kampar.

 

Ratusan masyarakat dari berbagai elemen—mulai dari tokoh agama, pemuka masyarakat, pemuda, hingga kerabat dan sahabat—turut hadir memenuhi lokasi. Kehadiran mereka tidak hanya untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang almarhumah yang selama hidupnya dikenal bersahaja dan dekat dengan warga sekitar.

 

Pesan Mendalam Berbakti kepada Orang Tua

Acara ini diisi dengan tausiah sarat makna yang disampaikan oleh Ustad H. Mawardi Muhammad Saleh, Lc., M.A. Di hadapan ratusan jamaah, beliau mengingatkan bahwa kehilangan orang tua adalah ujian besar, namun kewajiban seorang anak untuk mendoakan mereka tidak boleh terputus.

 

“Jangan pernah putus mendoakan ayah dan ibu kita. Doa anak yang saleh akan menjadi cahaya dan amal yang terus mengalir bagi orang tua yang telah meninggal dunia,” pesan Ustad Mawardi.

 

Tausiah tersebut disambut isak haru para jamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama yang berlangsung sangat khusyuk.

Apresiasi dan Rasa Syukur Keluarga

Sebagai tokoh muda yang aktif dalam kegiatan sosial sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama Green Palma Riau Jaya, Pebriyan Winaldi tampak turun langsung menyapa dan menyambut para tamu undangan.

 

Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan masyarakat.

 

 

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kehadiran bapak dan ibu semua menjadi penguat bagi kami. Kita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada almarhumah ibunda, tetapi juga pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga persaudaraan dan memperkuat nilai agama,” ungkap Pebriyan.

 

 

Mempererat Ukhuwah Masyarakat Kampar

Kedekatan Pebriyan Winaldi dengan masyarakat Desa Koto Perambahan sangat terasa dalam kegiatan ini.

 

 

Warga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasinya yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan di Kabupaten Kampar. Para tokoh masyarakat yang hadir pun turut memanjatkan doa agar keluarga senantiasa diberikan ketabahan dan kesehatan.

 

 

Rangkaian acara yang sarat akan nilai religius dan kepedulian sosial ini ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama. Momen ini memperlihatkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan dan persaudaraan yang terus hidup dan terjaga di tengah masyarakat Kabupaten Kampar.

 

 

Tabligh Akbar dan Doa Bersama (Memperingati 40 hari wafatnya ibunda Pebriyan Winaldi).

 

Waktu & Lokasi: Rabu, 14 Mei 2026, di Desa Koto Perambahan, Kampar, Riau.

 

Penceramah: Ustad H. Mawardi Muhammad Saleh, Lc., M.A., yang membawakan tausiah tentang keutamaan doa anak saleh untuk orang tua.

 

Mempererat tali silaturahmi, menjaga kepedulian sosial, serta dukungan moril yang kuat dari masyarakat untuk keluarga yang berduka.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *