DELI SERDANG – KORAN-PRABOWO.COM
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan terus mendorong peningkatan infrastruktur pertanian di berbagai wilayah. Pada tahun 2026, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Deli Serdang akan direalisasikan pada 57 titik lokasi yang tersebar di 7 kecamatan dan 15 desa melalui skema bantuan swakelola.
Apresiasi LSM dan Dorongan Keterlibatan Petani
Pelaksanaan program ini mendapat tanggapan positif dari LSM Gempar Peduli Rakyat Indonesia (GPRI) Sumatera Utara. Mereka menilai P3-TGAI sebagai program padat karya dengan tujuan mulia untuk menyejahterakan petani melalui pembangunan saluran irigasi pedesaan secara mandiri.
Dalam keterangannya pada Sabtu (11/07/2026), perwakilan LSM GPRI, John Girsang, menegaskan bahwa P3-TGAI murni merupakan program dari Kementerian PU pusat.
“Tujuannya mulia, yaitu memperbaiki dan membangun saluran irigasi pedesaan secara swakelola guna memperlancar distribusi air bagi petani. Ini bukan program milik partai politik atau aspirator tertentu, meskipun mekanismenya diusulkan melalui jalur aspirasi,” ujar John.
Lebih lanjut, John menyampaikan beberapa poin penting terkait pelaksanaan program ini:
Meningkatkan Taraf Hidup: P3-TGAI diharapkan dapat langsung mendongkrak pendapatan petani, menjadikan desa produktif sebagai tulang punggung kemandirian pangan, serta menempatkan petani sebagai subjek utama pembangunan.
Keterlibatan Aktif Masyarakat: Para petani penerima manfaat diminta untuk ikut serta sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan demi menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab.
Pengawasan Ketat: Kementerian terkait didesak untuk merespons cepat apabila ditemukan penyimpangan terhadap Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) di lapangan. Hal ini demi memastikan agar program tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh petani, bukan dimanfaatkan oleh pihak-pihak pemburu kepentingan.
Usulan Aspirasi DPR RI
Terkait mekanisme pengusulan, PPK Operasi Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) BBWS Sumatera II Medan, Sulastri, mengonfirmasi pada Kamis (02/07/2026) bahwa program ini memang masuk melalui jalur dewan perwakilan. “DPR RI,” jawabnya singkat melalui pesan teks.
Komitmen Transparansi Melalui Pakta Integritas
Dilansir dari laman resmi pu_sda_sumatera2, Kabid OP SDA, Ali Cahyadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan P3-TGAI dilandasi oleh Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pakta Integritas yang digelar di Hotel Santika Medan pada Jumat (03/07/2026). Hal ini merupakan wujud komitmen agar seluruh pihak bekerja secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Dengan komitmen tersebut, pelaksanaan P3-TGAI diharapkan dapat mencapai hasil yang tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi para petani dan masyarakat pengguna irigasi,” sebut Ali Cahyadi.
Harapan Pembangunan Berkelanjutan
Masyarakat menaruh harapan besar agar program P3-TGAI dari Kementerian PU ini mampu mengoptimalkan layanan irigasi, mendukung ketahanan pangan nasional, dan membawa kesejahteraan nyata bagi para petani. Publik juga diajak untuk bersama-sama menjaga amanah dan mengawal setiap langkah pembangunan demi pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
(SATRIA SEMBIRING KEMBAREN )

















