Menu ✖

Mode Gelap
Usung Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolri Suyudi Janji Hadir Lebih Cepat dan Dekat Pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Anggota Ombudsman RI di Hadapan Presiden Prabowo Kaperwil Sumut Koran-Prabowo.com Tegaskan Kesetiaan Tanpa Syarat untuk Presiden Prabowo di Tengah Badai Provokasi Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Berita

Rapat di Hambalang, Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Pascagempa NTT

badge-check

Rapat di Hambalang, Presiden Prabowo Evaluasi Penanganan Karhutla Kalimantan dan Pemulihan Pascagempa NTT Perbesar

HAMBALANG – KORAN-PRABOWO.COM

Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi tindak lanjut berbagai instruksi pemerintah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan bersama sejumlah menteri, Panglima TNI, dan para Kepala Staf Angkatan di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Minggu malam, 23 Agustus 2026.

 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa sepanjang Minggu sore hingga malam, Presiden memanggil sejumlah menteri dan pejabat terkait untuk membahas beberapa isu strategis. Pertemuan dengan jajaran TNI menjadi sesi terakhir dari rangkaian tersebut.

 

“Pada sesi pertemuan terakhir bersama Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, Presiden membahas tindak lanjut instruksi Presiden mengenai dukungan yang telah diperintahkan untuk didistribusikan ke daerah Kalimantan dan NTT, khususnya yang melalui penerbangan udara,” demikian keterangan Seskab.

 

Untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan, pemerintah menambah 17 pesawat water bombing. Penguatan armada udara tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan pemadaman kebakaran di wilayah terdampak.

 

Selain armada udara, sebanyak 1.500 personel tambahan beserta perlengkapan perorangan juga telah tiba untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan. Pemerintah turut mengirimkan 200 pompa beserta pipa sebagai bagian dari upaya pemadaman kebakaran bawah tanah di lahan gambut.

 

Dalam pertemuan yang sama, Presiden juga membahas kelanjutan rekonstruksi serta penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT. Pemerintah terus memastikan dukungan yang telah diperintahkan dapat menjangkau wilayah terdampak dan mendukung proses pemulihan masyarakat.

 

Presiden turut menyampaikan apresiasi atas gerak cepat personel TNI dan Polri yang terlibat dalam berbagai operasi penanganan di lapangan, baik dalam penanggulangan karhutla di Kalimantan, penanganan dampak gempa di NTT, maupun berbagai tugas pelayanan masyarakat di wilayah lainnya.

 

“(Presiden menyampaikan) apresiasi terhadap gerak cepat personel TNI-Polri di berbagai sektor dan wilayah seluruh Indonesia,” lanjut Seskab.

 

Pemerintah terus memastikan penanganan bencana, perlindungan masyarakat, serta proses pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan secara cepat dan efektif.

 

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Usung Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolri Suyudi Janji Hadir Lebih Cepat dan Dekat

2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Anggota Ombudsman RI di Hadapan Presiden Prabowo

2 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kaperwil Sumut Koran-Prabowo.com Tegaskan Kesetiaan Tanpa Syarat untuk Presiden Prabowo di Tengah Badai Provokasi

2 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan

16 September 2026 - 17:25 WIB

PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis

16 September 2026 - 16:14 WIB

Trending di Berita