Menu

Mode Gelap
Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara Dinas SDABMBK Deli Serdang Kembali Lakukan Perbaikan Peningkatan Drainase Di Hamparan Perak Presiden Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama Tinjau Korban Gempa Nagekeo, Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Berita

Presiden Diminta Bertindak! Pejabat Agrinas Diduga Jadi Pelindung Mafia KSO Sawit

badge-check

Presiden Diminta Bertindak! Pejabat Agrinas Diduga Jadi Pelindung Mafia KSO Sawit Perbesar

RIAU – KORAN-PRABOWO.COM

Kisruh tata kelola kerja sama operasional (KSO) perkebunan kelapa sawit di bawah naungan PT Agrinas Palma Nusantara kian memanas. Kali ini, Ketua Elang 3 Hambalang Provinsi Riau, Pebrian Winaldi, secara terbuka meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung untuk mengevaluasi bahkan mencopot Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Agrinas Palma Nusantara.

Desakan itu muncul setelah munculnya dugaan kuat bahwa sejumlah pejabat Agrinas berpihak kepada kelompok mafia dan cukong sawit yang selama ini diduga bermain di balik skema KSO.

“Kami melihat jelas ada keberpihakan pejabat di tubuh Agrinas terhadap para cukong dan mafia yang sebelumnya sudah ditertibkan Satgas. Ini sangat berbahaya karena mengkhianati semangat kemitraan dan keadilan bagi rakyat,” tegas Pebrian, Senin (4/11).

Menurut Pebrian, Wadirut Agrinas diduga terlibat langsung dalam penentuan dan penerbitan sejumlah KSO tanpa prosedur yang sah. Bahkan, berkas-berkas KSO disebut dibawa langsung oleh pejabat tersebut tanpa koordinasi dengan ketua pokja, yang seharusnya memiliki kewenangan resmi.

“Kalau ini benar, artinya sistem di Agrinas sudah dibajak dari dalam. Presiden harus tegas copot pejabat yang bermain dengan mafia sawit!” ujar Pebrian lantang.

Pebrian juga menyoroti fakta lapangan bahwa dari 76 lokasi KSO, hanya belasan yang benar-benar menyetor 40 persen hasil ke PT Agrinas Palma Nusantara, sementara sisanya tidak jelas arah alirannya. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat adanya kebocoran dana dan penyalahgunaan kewenangan di tingkat atas.

“Kami akan terus kawal kasus ini. Jangan biarkan perusahaan plat merah seperti Agrinas dikendalikan oleh tangan-tangan cukong dan mafia yang merusak sistem,” tambah Pebrian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Agrinas Palma Nusantara belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut. Namun, tekanan publik dan organisasi masyarakat seperti Elang 3 Hambalang semakin besar untuk dilakukan audit menyeluruh dan evaluasi kinerja pejabat Agrinas, terutama mereka yang diduga bermain di balik layar.***MDn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan

16 September 2026 - 17:25 WIB

PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis

16 September 2026 - 16:14 WIB

Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

29 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Dinas SDABMBK Deli Serdang Kembali Lakukan Perbaikan Peningkatan Drainase Di Hamparan Perak

29 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

27 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Trending di Berita