DELISERDANG – KORAN-PRABOWO.COM
Problema yang dirasakan oleh masyarakat Klumpang Klambir Lima Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang kini telah teratasi dan berubah menjadi ungkapan rasa syukur. Rasa was-was ketika musim hujan tiba pun tidak lagi menghantui sanubari dengan dilakukannya perbaikan dan pelebaran saluran air (drainase) oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Kontruksi (SDABMBK) Kabupaten Deliserdang.
Ungkapan rasa kegembiraan dan bersyukur diutarakan Sumiyati, warga Dusun V Klumpang, Hamparan Perak. Ia mengatakan bahwa sebelum dilakukan penanganan, saluran drainase tersebut sangat kecil, sehingga saat hujan tidak dapat menampung volume air yang meluap membanjiri jalanan hingga ke rumah warga.
“Saya sebagai warga di Desa Klumpang Hamparan Perak mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Deli Serdang atas perhatiannya dalam membangun kembali saluran drainase yang dulunya kecil dan dangkal sehingga menjadi besar dan dalam,” ungkap Sumiyati.
“Pada Tahun 2025 pernah terjadi banjir di Dusun V Klumpang Hamparan Perak, hujan deras membuat parit-parit tidak dapat menampung air yang akhirnya banjir. Tapi sekarang sudah dibangun pemerintah, bagus lah pak, apalagi dari kebiasaan mau penghujung tahun sering hujan kan, semoga ga kebanjiran lagi dan bisa mengalir lancar airnya,” lanjut Sumiyati kepada wartawan di lokasi pembangunan drainase, Jumat (28/08/2028).
Sri, penduduk yang sama menambahkan, saat masyarakat mulai merasakan perhatian pemerintah melalui adanya pembangunan saluran drainase untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Akan tetapi, lanjut Sri, pemerintah juga diharapkan untuk memperbaiki jalan agar tidak menjadi rusak parah.
“Bagus sih pak, menurut saya udh lumayan besar paritnya dari yang dulu, tapi saya sih minta jalanan di aspal pak, supaya tidak rusak parah pak,” ucapnya.
Hal senada juga dikatakan Ira, warga Dusun VI yang sangat mendukung adanya pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kabupaten Deliserdang melalui SDABMBK Kabupaten Deliserdang.
“Kami disini pernah dilanda banjir bang, harapan kami yang di bangun ini bisa bertahan lama ya bang, karena kami pun di Dusun Klumpang ini tergolong dataran rendah bang,” sebutnya.
Salah seorang pekerja kontruksi bermarga Marbun di lokasi pengerjaan saluran drainase mengatakan, bahwa dengan dibangunnya saluran air oleh Pemerintah, maka menjadi tanggung jawab masyarakat untuk menjaganya. Terutama agar masyarakat selalu mengkontrol kondisi drainase dan tidak membuang sampah ke dalam drainase.
“Drainase ini kan sudah di bangun, tentunya yang di bangun di jaga. Dan manfaat drainase ini kan sudah tidak rendah dan sudah lebar, untuk itu masyarakat harus menjaga kebersihan drainase agar tidak mampet sehingga air tidak bebas mengalir. Dan tentunya sebelum pekerjaan selesai harap berhati-hati melintas dengan material yang saat ini memenuhi lokasi depan pemukiman masyarakat,” kata Marbun.
Sementara itu, salah seorang pegawai Dinas SDABMBK Kabupaten Deliserdang, Imam Ringgo menuturkan, bahwa panjang saluran drainase tersebut kurang lebih 390 meter dengan nama pekerjaan Saluran Drainase Ruas Jalan menggunakan anggaran APBD Tahun 2026.
“Pembangunan drainase ini untuk masyarakat dan dari masyarakat yang diterima melalui hasil dari kewajiban pajak nya masyarakat bang. Kami hanya bertugas sebagai mana kewajiban kami dalam pelayanan khususnya bagi infrastruktur. Nah, penanganan infrastruktur dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kondisi di lapangan, baik itu skala prioritas, dan tidak lupa kemampuan keuangan daerah,” tutur Imam Ringgo.
Imam Ringgo juga berharap dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah tersedia agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan.
(SATRIA SEMBIRING KEMBAREN)








