MEDAN, KORAN-PRABOWO.COM
26 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus menggenjot perluasan lahan pertanian produktif yang dikelola masyarakat. Pada tahun 2026, upaya ini difokuskan pada penanganan dan optimalisasi 21 daerah irigasi yang belum produktif di berbagai wilayah, dengan target memperluas lahan pertanian hingga mencapai 41.000 hektare.
Saat ini, dari total potensi irigasi permukaan dan rawa di Sumatera Utara yang melampaui 100.000 hektare, baru sekitar 30% (36.000 hektare) yang berhasil digarap secara produktif. Melalui intervensi pada 21 daerah irigasi ini, Pemprov Sumut memproyeksikan pencetakan tambahan 5.050 hektare lahan produktif baru. Untuk mendukung penataan program tersebut, telah diusulkan anggaran sebesar Rp489 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara, Gibson Panjaitan, memaparkan rincian rencana tersebut dalam temu pers yang difasilitasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Anjungan Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Medan, Rabu (26/8/2026).
“Kita mengusulkan anggaran Rp489 miliar, kita sudah bisa menata, tahun ini kita menangani 21 daerah irigasi yang akan menambah lahan pertanian yang produktif dari 36.000 hektare, bertambah 5.050 hektare lagi. Kita berharap, ke depan maka lahan produktif pertanian kita akan mencapai 41 ribu hektare,” ujar Gibson.
Guna merealisasikan target tersebut, program irigasi disebar ke sejumlah wilayah dengan rincian proyek sebagai berikut:
Langkat: Operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi rawa di DI Secanggang, Batang Serangan.
Padangsidimpuan: Peningkatan DI Batunadua.
Tapanuli Selatan: Rehabilitasi saluran dan bangunan pembawa di DI Sipirok.
Padanglawas Utara: Rehabilitasi Bendung III DI Padang Garugur Kiri/Kanan.
Karo: Peningkatan jaringan irigasi permukaan di DI Parit Lompaten.
Humbang Hasundutan: Peningkatan saluran di DI Aek Sibundong.
Tapanuli Utara: Pembangunan Bendung DI Aek Sarula dan rehabilitasi saluran DI Simok-Mok.
Serdangbedagai: Rehabilitasi jaringan irigasi permukaan.
Simalungun: Peningkatan dan rehabilitasi saluran pada sejumlah daerah irigasi.
Batubara: Rehabilitasi bendung di DI Cinta Maju/Cinta Damai, DI Simodong, dan DI Tanjung Muda.
Asahan: Rehabilitasi jaringan irigasi permukaan di DI Serbangan.
Mandailing Natal: Rehabilitasi saluran di DI Roburan Maga.
Terkait progres pelaksanaan proyek di lapangan, Gibson memastikan pengerjaan akan segera dimulai. “Program-program irigasi tadi rata-rata sudah berkontrak, akan segera dilaksanakan,” tegasnya.








