DELI SERDANG – KORAN-PRABOWO.COM
Pengerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan kini telah resmi dimulai. Proyek ini dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Di wilayah Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, pengerjaan proyek bahkan sudah mencapai tahap lining irigasi. Perkembangan ini memberikan semangat baru bagi para petani yang sangat membutuhkan pasokan air untuk menghadapi musim tanam mendatang.
Apresiasi dari Warga Setempat
Kasinem Nasution, salah seorang warga Desa Sidodadi Ramunia, mengungkapkan kebahagiaannya atas terealisasinya proyek P3-TGAI. Ia meyakini bahwa pasokan air ke area persawahan yang sebelumnya kurang optimal, kini akan menjadi jauh lebih baik.
“Saya sebagai warga sangat merasa senang dengan adanya pembangunan irigasi ini, gini kan enak, sudah di-lining irigasinya di samping sawah. Terima Kasih lah kepada Pemerintah, khususnya Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto, atas kepeduliannya sama petani, Pak,” ujar Kasinem kepada koran-prabowo.com, Sabtu (08/08/2026).
Landasan Aturan dan Skema Pekerjaan
Pelaksanaan pengerjaan program P3-TGAI ini sepenuhnya mengacu pada landasan hukum berikut:
Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (Kepmen PU) Nomor 1776/KP/Mn/2026.
Surat Edaran Nomor 02/SE/D/2024 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan P3-TGAI.
Program ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat perdesaan dengan memperbaiki jaringan irigasi tersier. Pengerjaannya dilakukan melalui pendekatan partisipatif serta mengusung konsep Padat Karya Tunai.
Komitmen Pemerintah Melalui Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM)
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan komitmen kementeriannya untuk terus memperkuat pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM). Tujuannya adalah untuk mendukung program pembangunan yang manfaatnya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Kementerian PU menilai program IBM sebagai investasi strategis yang mampu memberikan manfaat nyata, di antaranya:
Meningkatkan Infrastruktur Dasar dan Ekonomi: Tidak hanya memperbaiki kualitas infrastruktur dasar masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkesinambungan.
Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Melalui program P3-TGAI, perbaikan jaringan irigasi diyakini akan secara langsung mendongkrak hasil panen dan produktivitas pertanian.
Mendukung Kesehatan Masyarakat: Selain irigasi, program IBM juga mencakup Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang krusial bagi kesejahteraan warga.
(SATRIA SEMBIRING KEMBAREN)







