Menu ✖

Mode Gelap
Usung Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolri Suyudi Janji Hadir Lebih Cepat dan Dekat Pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Anggota Ombudsman RI di Hadapan Presiden Prabowo Kaperwil Sumut Koran-Prabowo.com Tegaskan Kesetiaan Tanpa Syarat untuk Presiden Prabowo di Tengah Badai Provokasi Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Berita

Agrinas Gandeng Petani, Buka Lembaran Baru Perkebunan Berdaulat

badge-check

Agrinas Gandeng Petani, Buka Lembaran Baru Perkebunan Berdaulat Perbesar

PASIR PENYU, INHU – KORAN-PRABOWO.COM

Harapan baru tumbuh di tengah hamparan kebun sawit Desa Serumpun Jaya, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (INHU). Lahan seluas 683 hektar yang sebelumnya dikuasai oleh PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) dan kemudian disita oleh Satgas Penanganan Kejahatan di Bidang Kehutanan (Satgas PKH), kini resmi diserahkan untuk dikelola oleh masyarakat lokal.

Melalui mekanisme Kerja Sama Operasi (KSO) antara PT Agrinas Palma Nusantara dan Kelompok Tani JD Karya Mandiri, eks lahan perusahaan besar ini bertransformasi menjadi simbol kebangkitan petani daerah. Proses ini tidak hanya menandai keberhasilan penegakan hukum agraria, tetapi juga membuka lembaran baru dalam tata kelola perkebunan yang berkeadilan sosial.

Ketua Kelompok Tani JD Karya Mandiri, dr. Jeri, menyambut penuh rasa syukur dan optimisme.

“Kami berterima kasih kepada Agrinas yang telah memberi kepercayaan kepada kelompok tani lokal. Ini bukan sekadar penyerahan lahan, ini adalah sejarah baru. Kebangkitan pura-pura terbaik daerah untuk berdiri di atas kaki sendiri dan membuktikan bahwa kita bisa,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Jeri juga menegaskan bahwa pengelolaan ini akan menjunjung prinsip kemitraan, keterbukaan, dan keberlanjutan lingkungan. Petani tidak hanya menjadi objek, tetapi subjek pembangunan.

PT Agrinas, sebagai pihak yang menerima mandat pengelolaan pasca-penyitaan, memberikan ruang luas bagi potensi lokal untuk berkembang. Dengan menggandeng kelompok tani, Agrinas ingin memastikan bahwa hasil bumi tidak lagi hanya dinikmati segelintir pihak, melainkan mengalir untuk kemaslahatan bersama.

Langkah ini dipandang sebagai preseden positif dan dapat menjadi model nasional dalam penyelesaian konflik agraria dan redistribusi aset negara yang berpihak pada rakyat.***mdn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Usung Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolri Suyudi Janji Hadir Lebih Cepat dan Dekat

2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Anggota Ombudsman RI di Hadapan Presiden Prabowo

2 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kaperwil Sumut Koran-Prabowo.com Tegaskan Kesetiaan Tanpa Syarat untuk Presiden Prabowo di Tengah Badai Provokasi

2 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan

16 September 2026 - 17:25 WIB

PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis

16 September 2026 - 16:14 WIB

Trending di Berita