Menu ✖

Mode Gelap
Usung Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolri Suyudi Janji Hadir Lebih Cepat dan Dekat Pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Anggota Ombudsman RI di Hadapan Presiden Prabowo Kaperwil Sumut Koran-Prabowo.com Tegaskan Kesetiaan Tanpa Syarat untuk Presiden Prabowo di Tengah Badai Provokasi Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

Berita

Aksi Nyata Elang 3 Hambalang di Kampar: Pebriyan Winaldi Terobos Asap Salurkan Masker dan Sembako

badge-check

Aksi Nyata Elang 3 Hambalang di Kampar: Pebriyan Winaldi Terobos Asap Salurkan Masker dan Sembako Perbesar

KAMPAR  – KORAN-PRABOWO.COM

Kabut asap kembali menyelimuti langit Kampar. Namun di tengah pekatnya udara, satu langkah nyata datang dari Ketua Elang 3 Hambalang, Pebriyan Winaldi, yang turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan untuk warga terdampak di Perumahan Zaira Permai, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Tanpa protokoler berlebihan, Pebriyan membawa sendiri masker, air minum, multivitamin, dan sembako untuk dibagikan kepada warga yang sejak beberapa hari terakhir menghirup udara berasap akibat kebakaran lahan di sekitar permukiman.

“Kami tidak ingin hanya menonton. Ini adalah wujud kepedulian Elang 3 Hambalang kepada rakyat yang sedang kesulitan,” tegas Pebriyan.

Aksi ini, kata Pebriyan, juga merupakan bagian dari program “Elang Peduli”, gerakan sosial yang lahir dari semangat Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi rakyat di tengah bencana dan krisis kemanusiaan.

“Sebagai kader muda Partai Gerindra, saya meneladani semangat Bapak Prabowo: melindungi dan mengabdi kepada rakyat. Kami turun langsung karena tahu warga di sini benar-benar terdampak,” ungkapnya.

Pebriyan mengaku mendapat laporan langsung dari sahabatnya di lapangan bahwa titik api berada tak jauh dari permukiman warga. Kondisi itu membuat asap menembus ke rumah-rumah, mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

“Begitu mendengar kabar itu, saya langsung bergerak ke lokasi. Bantuan ini mungkin kecil, tapi bagi mereka, ini napas harapan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak lagi melakukan pembakaran lahan, sekecil apa pun. Menurutnya, kebiasaan itu adalah sumber bencana tahunan yang merugikan banyak pihak, terutama rakyat kecil.

“Kita ingin Kampar dan Riau bebas dari karhutla. Jangan ada lagi yang membakar lahan. Alam kita bukan untuk dibakar, tapi dijaga,” tegas Pebriyan.

Di akhir kegiatan, Pebriyan menyampaikan apresiasi kepada petugas gabungan  Polres Kampar, Polda Riau, Polsek Tambang, TNI, dan Manggala Agni yang telah bekerja siang malam memadamkan api di lapangan.

“Mereka adalah garda terdepan yang pantas kita hormati. Semoga mereka selalu diberi kekuatan dan kesehatan,” pungkasnya.

Langkah Pebriyan Winaldi bersama Elang 3 Hambalang menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial tidak harus menunggu jabatan tinggi atau anggaran besar  cukup hati yang terpanggil.
Di tengah kabut yang menyesakkan, masih ada yang memilih untuk bertindak, bukan sekadar berbicara.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Usung Program “Polisi Bersama Masyarakat”, Kapolri Suyudi Janji Hadir Lebih Cepat dan Dekat

2 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Pengucapan Sumpah Jabatan Ketua dan Anggota Ombudsman RI di Hadapan Presiden Prabowo

2 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Kaperwil Sumut Koran-Prabowo.com Tegaskan Kesetiaan Tanpa Syarat untuk Presiden Prabowo di Tengah Badai Provokasi

2 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan

16 September 2026 - 17:25 WIB

PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis

16 September 2026 - 16:14 WIB

Trending di Berita