Menu

Mode Gelap
Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara Dinas SDABMBK Deli Serdang Kembali Lakukan Perbaikan Peningkatan Drainase Di Hamparan Perak Presiden Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama Tinjau Korban Gempa Nagekeo, Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Berita

Elang 3 Hambalang Riau di Garda Depan Dukung Prabowo: Jangan Cuma Sita Lahan, Tangkap Mafia Hutannya!

badge-check

Elang 3 Hambalang Riau di Garda Depan Dukung Prabowo: Jangan Cuma Sita Lahan, Tangkap Mafia Hutannya! Perbesar

PEKANBARU — KORAN-PRABOWO.COM

Ketua Elang 3 Hambalang Riau, Pebriyan Winaldi, tampil lantang mendukung langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan kawasan hutan dan membongkar jaringan mafia hutan yang selama ini menggerogoti kekayaan negara.

 

Pebriyan menegaskan bahwa keberanian Presiden Prabowo mengungkap adanya perlawanan dari korporasi, oligarki, hingga preman bayaran terhadap kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) adalah bukti nyata bahwa negara sedang berhadapan langsung dengan kejahatan terorganisir yang telah berlangsung puluhan tahun.

 

Menurutnya, apa yang disebut Presiden Prabowo sebagai “serakahnomics” bukan sekadar istilah, melainkan potret nyata praktik keserakahan yang menjadikan hutan negara sebagai ladang bisnis ilegal, dengan melibatkan jaringan kuat yang tak jarang dilindungi oleh oknum pejabat.

 

“Di Riau, perlawanan itu sangat nyata. Banyak perkebunan ilegal di kawasan hutan yang selama ini dikuasai mafia dan oligarki. Saat negara hadir untuk mengambil kembali haknya, mereka melawan,” tegas Pebriyan.

 

Ia menilai, besarnya perlawanan tersebut menjadi alasan kuat perlunya penambahan personel Satgas PKH, khususnya di wilayah Riau yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan konflik agraria dan perambahan hutan.

 

Lebih jauh, Pebriyan mengingatkan agar penegakan hukum tidak berhenti pada penyitaan lahan semata. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap dan memenjarakan para aktor utama mafia hutan, bukan hanya menyita hasil kejahatan mereka.

 

“Jangan hanya lahannya yang disita. Mafia hutannya harus ditangkap. Kalau tidak, negara akan terus dipermainkan dan kejahatan ini akan berulang,” ujarnya tegas.

 

Elang 3 Hambalang Riau, kata Pebriyan, berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo dalam upaya mengembalikan kedaulatan negara atas kawasan hutan. Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dijaga agar tidak berhenti di tengah jalan akibat tekanan politik, lobi kekuasaan, maupun intimidasi dari para pemodal besar.

 

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia. Ini soal masa depan hutan, keadilan bagi rakyat, dan wibawa hukum,” pungkasnya.***MDn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan

16 September 2026 - 17:25 WIB

PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis

16 September 2026 - 16:14 WIB

Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

29 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Dinas SDABMBK Deli Serdang Kembali Lakukan Perbaikan Peningkatan Drainase Di Hamparan Perak

29 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

27 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Trending di Berita