Menu

Mode Gelap
Tak Perlu Jauh ke Disdukcapil! Warga Medan Sunggal Kini Berbondong-bondong Urus KTP di Kecamatan PTPN IV REG. II Selamat dari Kerugian Ratusan Juta Rupiah, Temuan DPP TOPAN – RI Atas Perbuatan Curang Vendor Pengadaan Alloy Stik Terbukti Sambut HUT ke-24 Nagan Raya, Kemenag Ajak Masyarakat Hadiri Doa dan Zikir Bersama Diduga ‘Terima Jatah’ Dan Jadi Back Up Aktivitas Ilegal, Mahasiswa Minta Inspektorat Dan Kejari Kampar Periksa Kades Padang Mutung Polemik Sawit di Padang Mutung Berujung Fitnah, Warga Ungkap Rapat Di Kantor Desa Diduga Diinisiasi Oknum-oknum Mafia Yang takut Disorot Polda Edukasi Kebencanaan BPBD Kota Medan di MPLS SMPN 18 Medan

Berita

Elang 3 Hambalang Riau di Garda Depan Dukung Prabowo: Jangan Cuma Sita Lahan, Tangkap Mafia Hutannya!

badge-check

Elang 3 Hambalang Riau di Garda Depan Dukung Prabowo: Jangan Cuma Sita Lahan, Tangkap Mafia Hutannya! Perbesar

PEKANBARU — KORAN-PRABOWO.COM

Ketua Elang 3 Hambalang Riau, Pebriyan Winaldi, tampil lantang mendukung langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam menertibkan kawasan hutan dan membongkar jaringan mafia hutan yang selama ini menggerogoti kekayaan negara.

 

Pebriyan menegaskan bahwa keberanian Presiden Prabowo mengungkap adanya perlawanan dari korporasi, oligarki, hingga preman bayaran terhadap kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) adalah bukti nyata bahwa negara sedang berhadapan langsung dengan kejahatan terorganisir yang telah berlangsung puluhan tahun.

 

Menurutnya, apa yang disebut Presiden Prabowo sebagai “serakahnomics” bukan sekadar istilah, melainkan potret nyata praktik keserakahan yang menjadikan hutan negara sebagai ladang bisnis ilegal, dengan melibatkan jaringan kuat yang tak jarang dilindungi oleh oknum pejabat.

 

“Di Riau, perlawanan itu sangat nyata. Banyak perkebunan ilegal di kawasan hutan yang selama ini dikuasai mafia dan oligarki. Saat negara hadir untuk mengambil kembali haknya, mereka melawan,” tegas Pebriyan.

 

Ia menilai, besarnya perlawanan tersebut menjadi alasan kuat perlunya penambahan personel Satgas PKH, khususnya di wilayah Riau yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan konflik agraria dan perambahan hutan.

 

Lebih jauh, Pebriyan mengingatkan agar penegakan hukum tidak berhenti pada penyitaan lahan semata. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk menangkap dan memenjarakan para aktor utama mafia hutan, bukan hanya menyita hasil kejahatan mereka.

 

“Jangan hanya lahannya yang disita. Mafia hutannya harus ditangkap. Kalau tidak, negara akan terus dipermainkan dan kejahatan ini akan berulang,” ujarnya tegas.

 

Elang 3 Hambalang Riau, kata Pebriyan, berdiri tegak di belakang Presiden Prabowo dalam upaya mengembalikan kedaulatan negara atas kawasan hutan. Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dijaga agar tidak berhenti di tengah jalan akibat tekanan politik, lobi kekuasaan, maupun intimidasi dari para pemodal besar.

 

“Negara tidak boleh kalah oleh mafia. Ini soal masa depan hutan, keadilan bagi rakyat, dan wibawa hukum,” pungkasnya.***MDn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Perlu Jauh ke Disdukcapil! Warga Medan Sunggal Kini Berbondong-bondong Urus KTP di Kecamatan

20 Juli 2026 - 10:53 WIB

PTPN IV REG. II Selamat dari Kerugian Ratusan Juta Rupiah, Temuan DPP TOPAN – RI Atas Perbuatan Curang Vendor Pengadaan Alloy Stik Terbukti

20 Juli 2026 - 07:42 WIB

Sambut HUT ke-24 Nagan Raya, Kemenag Ajak Masyarakat Hadiri Doa dan Zikir Bersama

18 Juli 2026 - 19:03 WIB

Diduga ‘Terima Jatah’ Dan Jadi Back Up Aktivitas Ilegal, Mahasiswa Minta Inspektorat Dan Kejari Kampar Periksa Kades Padang Mutung

18 Juli 2026 - 12:28 WIB

Polemik Sawit di Padang Mutung Berujung Fitnah, Warga Ungkap Rapat Di Kantor Desa Diduga Diinisiasi Oknum-oknum Mafia Yang takut Disorot Polda

18 Juli 2026 - 10:29 WIB

Trending di Berita