Menu

Mode Gelap
Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara Dinas SDABMBK Deli Serdang Kembali Lakukan Perbaikan Peningkatan Drainase Di Hamparan Perak Presiden Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama Tinjau Korban Gempa Nagekeo, Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Berita

Ketua DPP Elang Tiga Hambalang Meminta Agar Kapolda Riau Tindak Tegas Mafia Tanah di Tapung Hulu RIAU

badge-check

Ketua DPP Elang Tiga Hambalang Meminta Agar Kapolda Riau Tindak Tegas Mafia Tanah di Tapung Hulu  RIAU Perbesar

KAMPAR – KORAN-PRABOWO.COM

Beredar di beberapa media sosial keributan yang terjadi di KNES ( Koperasi Nenek Eno Senema Nenek) Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar Riau Ketua DPP Elang Tiga Hambalang Pebriyan Winaldi meminta agar Kapolda Riau tindak tegas Mafia tanah di Kabupaten Kampar.

Keributan KNES (Koperasi Nenek Eno Senamanenek) di Kampar merujuk pada serangkaian masalah dan protes yang terjadi terkait pengelolaan kebun plasma oleh koperasi tersebut di Desa Senama Nenek, Tapung Hulu, Kampar. Permasalahan ini melibatkan dugaan tidak transparan dan merugikan anggota koperasi, serta bahkan dugaan penggelapan hasil panen kelapa sawit. Ujar Pebriyan Winaldi kepeda awak media Sabtu 17 – Mei – 2025.

Masyarakat Desa Senama Nenek menuduh KNES tidak transparan dalam pengelolaan kebun sawit, yang menyebabkan penurunan penghasilan petani dan bahkan tidak mendapatkan hasil panen selama beberapa bulan.

Sambung Pebriyan meminta polda Riau agar segera bertindak tegas keributan yang terjadi di KNES itu sebelum ada kejadian yang tidak kita inginkan.

Kejadian keributan itu di picu oleh lahan 200 Hektare di bayar cuma 200.000,- oleh pihak koperasi.

Tindak pidana korporasi (corporate crime) adalah tindak pidana yang dilakukan oleh korporasi atau badan hukum untuk mencapai tujuan tertentu, misalnya keuntungan, atau karena kepentingan korporasi tersebut. Tindak pidana ini melibatkan orang-orang yang bertindak untuk dan atas nama korporasi, baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, dan dapat terjadi di dalam maupun di luar lingkungan korporasi.

Berikut pasal-pasal pidana korporasi dalam KUHP Baru, antara lain Pasal 45 s/d Pasal 50 tentang Pertanggungjawaban Korporasi; Pasal 56 tentang Pedoman Pemidanaan; Pasal 188 s/d Pasal 124 Pidana dan Tindakan Bagi Korporasi; Pasal 508 s/d Pasal 509 tentang tindak pidana Perbuatan curang; Pasal 511 s/d Pasal 513 tentang Perbuatan Merugikan dan Penipuan terhadap Kreditur terhadap Kepercayaan dalam Menjalankan Usaha; Pasal 516 s/d Pasal 518 tentang Perbuatan Curang Pengurus atau Komisaris terhadap Kepercayaan dalam Menjalankan Usaha; dan Pasal 519 tentang Perdamaian untuk Memperoleh Keuntungan terhadap Kepercayaan dalam Menjalankan Usaha. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dibalik Profit Naik Tajam 90,3%, PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Diduga Anggaran Investasi Mengalir Pada Praktek Curang Proyek Cor Jalan

16 September 2026 - 17:25 WIB

PTPN IV PalmCo Terindikasi Merugi Ratusan Juta Rupiah, Praktek Penggelapan Dana Gaji Karyawan Terstruktur dan Sistematis

16 September 2026 - 16:14 WIB

Gebrakan Rico Waas Tangkal Banjir Medan: Proyek 90 Hari Dimulai, Lalu Lintas Dialihkan Sementara

29 Agustus 2026 - 09:50 WIB

Dinas SDABMBK Deli Serdang Kembali Lakukan Perbaikan Peningkatan Drainase Di Hamparan Perak

29 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jombang untuk Buka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama

27 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Trending di Berita